Jumat, 31 Maret 2017

RANGKA MANUSIA



RANGKA MANUSIA
A.  Sistem Rangka Manusia
Rangka manusia adalah susunan tulang-tulang yang saling bersambungan dan membentuk tubuh manusia. Rangka manusia disebut endoskeleton dimana rangka terdapat di dalam tubuh manusia dan terbungkus otot (daging).
Tulang-tulang pembentuk rangka dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
1. Tulang pipa, misalnya pada tulang paha, tulang betis dan tulang kering.
2. Tulang pipih, misalnya pada tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak.
3. Tulang pendek, misalnya pada tulang pangkal tangan, tulang pangkal kaki, dan ruas tulang belakang.
Sendi adalah sambungan antara tulang-tulang.
Macam-macam sendi :
1.       Sendi Engsel. Dapat digerakkan ke satu arah.
Contoh sendi pada siku, lutut, ruas jari tangan, ruas jari kaki.
2.      Sendi Peluru. Memungkinkan gerakan ke semua arah.
Tulang yang satu dapat berputar pada tulang lainnya.
Contoh sendi pada ruas tulang leher paling atas dan pangkal paha
3.       Sendi Pelana. Dapat bergerak ke dua arah.
Contoh sendi pada telapak tangan dan pangkal ibu jari.
4.      Sendi Kaku. Bergerak sangat sedikit atau terbatas.
Contoh sendi pada ruang tulang belakang.
5.      Sendi Geser. Ujung tulang yang satu menggeser ujung tulang yang lain.
Contoh sendi pada tulang hasta dan tulang pengumpil.
6.      Sendi Putar. Tulang yang satu dapat berputar mengelilingi tulang lainnya yang bertindak sebagai poros.
Contoh sendi pada tulang atlas (tulang leher yang pertama) dengan tulang tengkorak.
FUNGSI RANGKA
Fungsi utama rangka manusia adalah untuk menopang tubuh.
Fungsi rangka adalah :
1. Menegakkan berdirinya tubuh
2. Menentukan bentuk tubuh
3. Tempat melekatnya otot
4. Melindungi bagian tubuh yang penting seperti otak, jantung, paru-paru.
5. Tempat pembentukan sel-sel darah merah (pada sumsum tulang belakang)
Rangka Manusia terdiri atas rangka kepala (tengkorak), rangka badan, dan rangka anggota gerak.




B.  Kelainan dan Gangguan Rangka Manusia
Macam-macam kelainan pada tulang
1.  Skoliosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah samping membentuk huruf S. Penyebab karena membawa beban yang berat pada satu sisi tangan atau bahu
2. Kifosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah luar (belakang). Penyebab karena kebiasaan duduk dengan membungkuk atau membawa beban berat di punggung
1.Lordosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah dalam (depan).Penyebab karena kebiasaan duduk yang terlalu condong ke depan.

PENYAKIT YANG MERUSAK RANGKA
1. Polio
D
isebabkan oleh virus.
Penderita mengalami kelmpuhan sehingga lama kelamaan tulang akan mengecil.
Pencegahan dengan pemberian vaksinasi pada balita.
2. Rakitis
Disebabkan karena kekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi.
Penderita terhambat pertumbuhan tulangnya.
Tulang kaki menjadi lemah.
Umumnya tulang kaki berbentuk X atau O.
3. Osteoporosis
Disebabkan oleh kekurangan zat kapur (kalsium).
Mengakibatkan tulang mudah retak atau patah.
Pencegahan dengan memakan makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium seperti susu dan ikan.
4. TBC Tulang
TBC (tuberculosis) dapat menyerang tulang.
Pengobatan harus disertai dengan makanan yang bergizi.
5. Rematik
Menyebabkan rasa nyeri pada persendian terutama pergelangan tangan, kaki, dan sendi siku.
Terjadi pembengkakan pada sendi.
Pada keadaan yang parah dapat menyerang jantung.

C.      Cara Menjaga Kesehatan Sistem Rangka
1.      Makan makanan yang bergizi terutama yang mengandung kalsium seperti susu dan ikan.
2.      Melakukan sikap tubuh yang benar seperti berdiri dan duduk dengan tegak.
3.      Tidak mengangkat beban yang melebihi kemampuan tubuh.
4.      Olahraga teratur dengan kurun waktu 30 menit selama berolahraga dan dilakukan secara terjadwal
5.      Sering meminum minuman yang mengandung kalsium, tetapi dalam jumlah yang secukupnya, kalau berlebihan kalsium dapat merusak ginjal
6.      Hindari makanan yang mengandung zat purin banyak. Contoh semua jenis makanan yang berasal dari makhuluk hidup tidak dimasak terlebih dahulu maka disanalah menumpuk zat purin
7.      Kurangi kecepatan dalam berkendara, untuk menjaga terjadi kecelakaan, walaupun terjadi jika dalam keadaan hati-hati maka tidak akan terlalu parah walaupun haris cedera.
8.      Hati-hati dalam melakukan pendaratan saat melompat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar